Logo Bloomberg Technoz

Pelaksanaan private placement berpotensi menyebabkan dilusi kepemilikan pemegang saham lama maksimal 9,09%.

Jika seluruh saham baru diterbitkan dan diserap investor, jumlah saham beredar HRTA akan meningkat dari 4,61 miliar saham menjadi maksimal 5,07 miliar saham.

Kepemilikan PT Terang Anugrah Abadi sebagai pemegang saham pengendali diproyeksikan turun dari 71,05% menjadi 64,59%.

Dari sisi keuangan, HRTA mencatat penjualan neto sebesar Rp33,81 triliun pada semester I-2026, meningkat dibandingkan Rp15,05 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih perseroan juga naik menjadi Rp700,88 miliar dari Rp348,95 miliar.

Namun, rasio arus kas operasi terhadap liabilitas jangka pendek tercatat minus 0,10 kali per 30 Juni 2026, dibandingkan minus 0,06 kali pada periode yang sama tahun sebelumnya.

(fik/naw)

No more pages