Logo Bloomberg Technoz

Mengukur Dana Himpunan Private Placement Hartadinata (HRTA)

Muhammad Fikri
14 October 2026 16:50

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) berencana menerbitkan maksimal 460,53 juta saham baru atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan melalui skema private placement.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Rabu (14/10/2026), perseroan diperkirakan dapat menghimpun dana sekitar Rp939,47 miliar dengan menggunakan asumsi harga saham HRTA sebesar Rp2.040 per saham pada perdagangan sore ini.

HRTA menyatakan dana hasil private placement akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja, yakni pembelian bahan baku emas dalam bentuk butiran atau batangan dari pihak yang tidak terafiliasi dengan perseroan.


Perseroan belum menentukan calon investor yang akan menyerap saham baru tersebut. Saham baru rencananya diterbitkan kepada satu atau beberapa pemodal yang berminat.

Rencana penambahan modal tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham independen dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Jumat (16/10/2026) mendatang.