Logo Bloomberg Technoz

Kasus Pencurian Data Baru, 8,8 Juta Identitas Pribadi Bocor

Redaksi
14 October 2026 14:55

Ilustrasi kasus kebocoran data. (Diolah)
Ilustrasi kasus kebocoran data. (Diolah)

Bloomberg, Denmark mengalami kebocoran data penduduknya, berisi nomor identitas pribadi, nama, hingga alamat.

Pencurian, yang mencakup sekitar data 8,8 juta orang  berasal dari pusat data negara tersebut, terjadi setelah pihak yang tidak dikenal menyalahgunakan akses sah milik sebuah perusahaan swasta Denmark untuk mencari data Central Person Register (CPR), diakui otoritas setempat.

Perusahaan tersebut kini telah diblokir dari sistem, sementara polisi menyelidiki kasus ini, dengan pihak berwenang menyatakan bahwa masih terlalu dini untuk menentukan siapa yang berada di balik insiden tersebut.


“Ini adalah insiden yang sangat serius,” kata Menteri Digitalisasi Christina Egelund, yang kemudian telah memerintahkan peninjauan keamanan menyeluruh terhadap sistem CPR dan mendesak warga Denmark untuk waspada terhadap panggilan telepon dan email yang mencurigakan.

Sistem CPR merupakan landasan utama sektor publik Denmark yang sangat terdigitalisasi. Setiap penduduk diberi nomor CPR unik yang terdiri dari 10 digit, yang secara luas digunakan untuk mengidentifikasi individu saat berurusan dengan instansi pemerintah, bank, dan penyedia layanan kesehatan.