Pada 1977, Martha mendirikan merek kosmetik Sariayu. Dalam mengembangkan produknya, dia mempelajari tradisi dan budaya kecantikan Indonesia, termasuk melalui riset terhadap manuskrip kuno Keraton Yogyakarta.
Bisnisnya kemudian berkembang melalui berbagai usaha di bidang kosmetik, perawatan tubuh, pendidikan kecantikan, dan layanan spa.
Bersama mitra bisnisnya, Martha juga mendirikan PT Martina Berto pada 1981 untuk mengembangkan industri kosmetik dan teknologi kecantikan.
Salah satu unit bisnis utamanya adalah PT Martina Berto Tbk, perusahaan yang memproduksi produk kecantikan dengan merek seperti Sariayu, Biokos, dan PAC. Perusahaan ini menjadi bagian dari perjalanan bisnis Martha Tilaar yang dimulai dari salon kecantikan pada 1970.
Di sektor manufaktur, terdapat PT Cedefindo yang bergerak dalam produksi kosmetik.
Martha Tilaar Group juga merambah bisnis jasa kecantikan melalui PT Cantika Puspa Pesona yang bergerak di bidang salon dan spa. Di bidang pendidikan, kelompok usaha ini memiliki PT. Beauty Martha Gallery yang berfokus pada pelatihan dan pendidikan kecantikan.
(dec/spt)



























