Lelang Surat Utang Semarak, Permintaan Melonjak 51,3%
Tim Riset Bloomberg Technoz
14 October 2026 07:58

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah berhasil meraup Rp35 triliun dalam lelang surat utang kemarin (13/10/2026), di atas target indikatif Rp30 triliun, kala pasar keuangan domestik tertekan dan imbal hasil US Treasury masih tinggi.
Lelang surat utang menunjukkan adanya pemulihan permintaan investor dibandingkan lelang sebelumnya pada 29 September lalu. Penawaran yang masuk naik 51,3% menjadi Rp64,86 triliun dari sebelumnya Rp42,87 triliun.
Dari sisi distribusi permintaan, SPN tenor sekitar 1 tahun dan FR0110 menjadi penopang utama dalam lelang kemarin. Penawaran yang masuk pada SPN12271014 meningkat 141% jadi Rp14,86 triliun, dengan nominal yang dimenangkan naik 104,5% jadi Rp9 triliun.
Adapun FR0110, dengan tenor 5 tahun, mencatat penawaran masuk terbesar, yakni Rp21,15 triliun, naik 63,4%. Nilai yang dimenangkan juga ikut terkerek 14,1% jadi Rp10,9 triliun.
Dari sisi imbal hasil, yield turun justru tercatat turun pada sebagian seri, terutama di seri-seri SPN dengan penurunan yield sebesar 11-25 basis poin (bps).



























