Logo Bloomberg Technoz

Baru Dibuka, IHSG Turun 1% hingga Tembus Kisaran Support 5.800

Muhammad Julian Fadli
13 October 2026 09:15

Warga melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (13/10/2026), dibuka melemah. Hingga pukul 9.10 WIB, indeks kehilangan 69,35 poin (1,17%) ke level 5.866.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) usai sepuluh menit berlangsung, volume perdagangan tercatat mencapai 3,49 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,32 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 190.796 kali diperjualbelikan.

Sebanyak 406 saham melemah, dan 166 saham menguat. Sementara, 158 saham tidak bergerak.


Mencermati analisis saham pada perdagangan hari ini, Selasa (13/10/2026), mengutip BRI Danareksa Sekuritas, tekanan jual dipengaruhi kombinasi eskalasi konflik Arab Saudi–Houthi di Yaman, evaluasi MSCI menjelang tinjauan indeks November, termasuk kebijakan pembekuan FIF dan NOS serta risiko klasifikasi Indonesia, serta antisipasi terhadap data inflasi AS yang berpotensi memengaruhi arah suku bunga global.

Pasar masih mencermati perkembangan konflik Timur Tengah dan pergerakan harga minyak. Selain itu, investor mulai mengantisipasi rilis CPI AS bulan September, sebagai penentu arah dolar AS dan tekanan terhadap nilai tukar rupiah serta arus dana asing ke pasar saham dalam negeri.