Saudi Tutup Bandara Riyadh hingga Sabtu usai Serangan Houthi
Redaksi
13 October 2026 06:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Arab Saudi memperpanjang penutupan bandara internasional Riyadh hingga Sabtu (17/10), sementara sejumlah maskapai membatalkan penerbangan setelah serangan berulang yang dilancarkan kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran membuat wilayah udara di atas ibu kota Arab Saudi itu kosong dari lalu lintas pesawat.
Operasional Bandara Internasional King Khalid, bandara tersibuk kedua di Arab Saudi setelah Jeddah, dihentikan untuk “memberikan waktu bagi penyelesaian prosedur guna memastikan keselamatan dan kesiapan operasional fasilitas bandara”, menurut pernyataan otoritas penerbangan sipil Arab Saudi, dikutip dari CNA.
Pada Senin malam (12/10), kelompok Houthi mengaku telah menyerang bandara tersebut menggunakan rudal balistik. Pernyataan itu disampaikan tidak lama setelah Arab Saudi mengatakan telah mencegat dan menghancurkan rudal balistik yang ditembakkan kelompok tersebut ke arah Riyadh.
Dalam pernyataan terpisah, Houthi juga mengklaim telah menargetkan sebuah pangkalan udara di Khamis Mushait, wilayah barat daya Arab Saudi, menggunakan pesawat nirawak (drone). Hingga kini, belum ada konfirmasi langsung dari pihak Arab Saudi.
Pemberitahuan kepada penerbang (Notice to Airmen) yang diterbitkan pada Senin menunjukkan bahwa Bandara Internasional King Khalid akan tetap ditutup hingga pukul 21.00 GMT pada 17 Oktober.



























