Logo Bloomberg Technoz

Gadai Saham Tidak Transparan, BEI Minta Penjelasan JARR & PGUN

Muhammad Fikri
09 October 2026 15:05

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia bakal menegur PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) terkait transparansi keduanya soal gadai saham ke PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Seperti diketahui, Bos Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, menggadai seluruh saham pengendali JARR, PT Eshan Agro Sentosa, ke BMRI pada 30 September 2026.

Keterbukaan informasi terkait aksi korporasi itu disampaikan belum lama ini tanpa mencantumkan detail transaksi, termasuk nilai kredit yang diterima.


Direktur Utama JARR Indra Irawan saat itu hanya memastikan jika akta gadai saham pengendali perseroan itu dilakukan lewat prosedur yang wajar dan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

“Perseroan menegaskan bahwa gadai saham itu tidak mengakibatkan perubahan pengendalian atas perseroan,” kata Indra dikutip dari keterbukaan informasi, Rabu (7/10/2026).