Logo Bloomberg Technoz

CEKUNGAN PERMIAN

Investasi Danantara di HighPeak: Untung Sementara, Lalu Berisiko

Redaksi
12 October 2026 11:00

Pompa angguk yang beroperasi di Cekungan Permian dekat Tubb, Texas, AS./Bloomberg-Kaylee Greenlee
Pompa angguk yang beroperasi di Cekungan Permian dekat Tubb, Texas, AS./Bloomberg-Kaylee Greenlee

Bloomberg Technoz, Jakarta – Investasi Danantara di HighPeak Energy dinilai sebagai langkah yang memberikan keuntungan dalam jangka pendek dengan potensi risiko yang cukup signifikan bagi nilai investasi perusahaan dalam jangka panjang.

Pakar ekonomi energi Universitas Padjadjaran Yayan Satyakti berpendapat kondisi pasar energi saat ini memang sangat mendukung untuk memetik keuntungan secara instan.

Namun, volatilitas harga minyak mentah yang dipicu oleh konflik geopolitik membuat proyeksi nilai aset pada masa mendatang menjadi penuh ketidakpastian.


"Waktunya menguntungkan pembeli instrumen, tetapi berisiko bagi nilai jangka panjang. Harga sekarang tinggi karena perang, sedangkan pasar dan EIA [US Energy Information Administration] memperkirakan [harga minyak West Texas Intermediate] WTI turun ke sekitar US$70/barel pada akhir 2027," ujar Yayan saat dihubungi Bloomberg Technoz, Senin (12/10/2026). 

Ladang shale oil di Cekungan Permian AS./Bloomberg-Justin Hamel

Lonjakan volatilitas pasar migas global sepanjang tahun ini dinilai menjadi salah satu indikator utama tingginya dinamika pasar hulu migas AS.