iPhone 18 Pro Sepi Peminat, Apple Ambil Langkah Ini
Redaksi
12 October 2026 10:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Permintaan iPhone 18 Pro yang tidak sesuai ekspektasi menyebabkan Apple Inc. memangkas pemesanan komponen ponsel tersebut ke pemasoknya sekitar 15%-20%, dilaporkan Nikkei Asia. Apple selanjutnya menjadi lebih konservatif terkait pengiriman unit tak lama setelah iPhone 18 Pro diperkenalkan.
Harga perangkat chip yang naik signifikan di tengah perebutan memori canggih untuk pusat data AI, menjadi biang keladi, hingga Apple memutuskan membanderol harga US$100 lebih tinggi untuk iPhone 18 Pro terbaru mereka. iPhone 18 Pro kini dijual US$1.199 dan US$1.299 untuk iPhone 18 Pro Max. Apple sebelumnya juga menaikkan harga iPhone Air di 2025 dan iPhone 17e di 2026.
Realitas ini menjadi alasan Apple atas pengurangan produksi kepada para pemasok. Beberapa sumber yang dekat mengetahui keputusan tersebut bercerita bahwa komponen dipangkas 15% dibandingkan awal proyeksi Apple.
Pasokan chip memang telah menjadi tantangan perusahaan manufaktur smartphone dunia sejak akhir tahun lalu, dimana TrendForce sebelumnya telah menurunkan laporan bahwa bill of materials (BoM) iPhone 18 Pro 256 GB diperkirakan meningkat sekitar 38% secara tahunan dibandingkan iPhone Pro generasi sebelumnya.
BoM mendorong perusahaan seperti Apple menjaga margin, namun situasi ekonomi dunia yang menantang lantas menghadirkan lemahnya permintaan dari para konsumen.































