Harga saham perusahaan naik 0,5% menjadi 3.667,5 pence pada pembukaan perdagangan di London.
Laporan perkembangan perdagangan ini memberikan gambaran awal mengenai kinerja perusahaan-perusahaan minyak raksasa selama kuartal yang penuh gejolak, di mana harga minyak mentah Brent rata-rata melebihi US$90 per barel seiring berlanjutnya konflik di Timur Tengah.
Gangguan pasokan telah menimbulkan ketimpangan besar di seluruh pasar energi, sehingga menyebabkan lonjakan premi fisik untuk minyak mentah dan bahan bakar.
Kinerja perdagangan gas pada periode tersebut juga tercatat stabil dibandingkan dengan kuartal kedua, demikian disampaikan Shell menjelang rilis laporan keuangan lengkapnya pada 29 Oktober mendatang.
(bbn)
No more pages






























