Logo Bloomberg Technoz

"Transformasi yang kami jalankan bersama Danantara telah memperkuat kinerja dan daya saing Pupuk Indonesia, sekaligus memberikan ruang bagi kami untuk melakukan reinvestasi dan meneruskan estafet industrialisasi,” ujar Rahmad.

Secara terperinci, agenda mencakup revitalisasi Amurea Pusri IIIB untuk meningkatkan efisiensi energi, pengembangan Amurea Papua Barat, Amurea PIM III, dan Pabrik NPK Steam Granulasi Gresik untuk memperkuat kapasitas produksi.

Kemudian, perusahaan juga mendorong diversifikasi melalui pengembangan Soda Ash di Bontang dan Gresik, serta hilirisasi gas bumi melalui proyek metanol di Lhokseumawe dan Bontang. 

Perusahaan juga berencana melakukan pengembangan Kawasan Industri Pupuk Fakfak di Papua Barat serta pembangunan pabrik amonia dan urea (Amurea) di Maluku sebagai bagian dari upaya menciptakan nilai tambah.

"Industrialisasi harus mampu menumbuhkan industri baru, membuka lapangan kerja, memperkuat ekosistem nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan kimia strategis."

Sepanjang 2025, Pupuk Indonesia menyalurkan 8,11 juta ton pupuk bersubsidi, meningkat 10,68% dibandingkan tahun sebelumnya. Total kapasitas prduksi perusahaan saat ini tercatat mencapai 14,8 juta ton.

(ain)

No more pages