HIPMI: Ekonomi Makin Mengalir ke Akar Rumput, Momentum Dijaga

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) menilai kinerja perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan perkembangan positif, tidak hanya dari sisi angka pertumbuhan nasional, tetapi juga mulai terlihat dari semakin bergeraknya aktivitas ekonomi domestik hingga sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di daerah dan perdesaan.
Sekretaris Jenderal BPP HIPMI Anthony Leong mengatakan, salah satu tantangan terbesar pembangunan ekonomi Indonesia selama ini bukan sekadar bagaimana mencetak pertumbuhan tinggi, tetapi bagaimana pertumbuhan tersebut mengalir hingga petani, pekerja, UMKM, pengusaha daerah, serta masyarakat di tingkat desa.
“Pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya terlihat di layar statistik atau dirasakan perusahaan-perusahaan besar. Pertumbuhan yang berkualitas adalah ketika uang berputar sampai di warung, pasar, sawah, UMKM, pengusaha daerah, dan menciptakan pekerjaan. Kami melihat arah kebijakan ekonomi pemerintah sekarang mulai semakin kuat menuju ke sana,” ujar Anthony pada keterangannya (6/10).
Data menunjukkan ekonomi Indonesia pada semester I 2026 tumbuh 5,45 persen secara kumulatif. Pada kuartal I pertumbuhan mencapai 5,61 persen dan pada kuartal II tetap kuat sebesar 5,29 persen secara tahunan.
Capaian tersebut menunjukkan akselerasi dibandingkan pertumbuhan ekonomi tahunan dalam beberapa tahun sebelumnya. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,05 persen pada 2023, kemudian 5,03 persen pada 2024, dan meningkat menjadi 5,11 persen pada 2025.

































