Logo Bloomberg Technoz

Sementara, Suahasil juga  menjelaskan bahwa dividen perusahaan-perusahaan BUMN disalurkan kepada Danantara untuk kemudian digunakan kembali dalam berbagai proyek, investasi, dan intervensi ekonomi.

“Kami berharap dana tersebut dapat di-leverage, bukan digunakan secara langsung dengan skema satu banding satu, tetapi dimanfaatkan sebagai pengungkit,” ujarnya.

Menurut Suahasil, Danantara dapat berperan sebagai katalisator investasi dengan mengundang sektor swasta dan mendorong masuknya investasi.

“Danantara harus menggunakannya secara lebih efisien karena merupakan konsolidasi seperti sovereign wealth fund. Dengan demikian, Danantara dapat menjadi katalisator, mengundang sektor swasta, dan mendorong masuknya investasi,” katanya.

Di sisi lain, Suahasil mengatakan APBN dapat lebih difokuskan untuk membiayai layanan publik, infrastruktur dasar, serta perlindungan sosial masyarakat.

“Kami tetap akan berinvestasi pada infrastruktur dan juga berkonsentrasi pada perlindungan sosial masyarakat. Jadi, jawabannya adalah ya. Baik secara langsung maupun tidak langsung, Danantara berkontribusi terhadap perekonomian,” kata Suahasil.

Pernyataan Suahasil ini berbanding terbalik dengan Mantan  Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mengatakan bahwa Danantara akan menyetorkan dana sebesar Rp120 triliun pada tahun 2026. Purbaya menyebut bahwa setoran dividen tersebut akan dikirimkan tahun ini.

“Sudah dipastikan. Tinggal ditentuin kapan dia mau ngirim. Itu saja, sekitar 120 triliun,” sebut Purbaya di kompleks Kementerian Keuangan, Jumat (28/8/2026).

Purbaya menyebut bahwa jumlah tersebut ditentukan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia juga mengatakan bahwa hal tersebut dapat menguntungkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Presiden sudah menghitung kira-kira kebutuhan investasi mereka berapa sih? Kalau lebih ya sebagian di taruh pemerintah gitu,” kata Purbaya.

Purbaya menegaskan bahwa dana tersebut menjadi sisa kelebihan dari kebutuhan investasi Danantara dan telah dihitung oleh Presiden.

(ell)

No more pages