Soal desain, Xiaomi 18 Pro Max menggunakan kaca Crystal Glass 3 dengan rangka aluminium. Perangkat tersebut memiliki sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu.
Kemampuan kameranya, Xiaomi 18 Pro Max membawa kamera utama 200MP dengan aperture f/1.7, optical image stabilization (OIS), serta sensor berukuran 1/1,28 inci. Sistem kamera tersebut dikembangkan dengan teknologi optik Leica.
Selainn kamera utama terdapat lensa periskop telefoto 200MP dengan optical zoom 3,2x dan OIS. Xiaomi juga membekali perangkat dengan kamera ultrawide 50MP dengan bidang pandang 102 derajat dan autofocus. Kamera depan 50MP dengan autofocus. Kamera tersebut mendukung perekaman video hingga 4K 60fps dan HDR10+.
Fitur video pada Xiaomi 18 Pro Max diklaim mampu merekam hingga resolusi 8K pada 30fps. Perangkat juga mendukung perekaman 4K hingga 120fps, Dolby Vision, serta format Log 10-bit.
Xiaomi 18 Pro Max menjalankan Android 17 dengan antarmuka HyperOS 4. Perangkat telah mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, USB 3.2, DisplayPort, UWB, serta sensor sidik jari ultrasonik di dalam layar, juga didukung konfigurasi tiga speaker dengan dukungan Dolby Atmos dan Hi-Res Audio. Untuk daya, Xiaomi 18 Pro Max membawa baterai berkapasitas 8.500mAh.
Perangkat mendukung pengisian daya kabel 100W dan pengisian nirkabel 50W. Xiaomi juga menyediakan fitur wireless reverse charging hingga 27W. Harga Xiaomi 18 Pro Max berada di kisaran US$1.200 atau sekitar Rp21,5 juta.
vivo X500 Pro Max
vivo X500 Pro Max ditenagai Dimensity 9600 Pro dengan GPU Mali-G2-Ultra-NX. Perangkat menggunakan penyimpanan UFS 4.1 dengan pilihan RAM hingga 16GB dan penyimpanan internal hingga 1TB. Berjalan dengan sistem operasi Android 17 dengan interface OriginOS 7. vivo menjanjikan dukungan hingga lima pembaruan sistem operasi utama.
vivo X500 Pro Max menggunakan layar LTPO AMOLED berukuran 6,85 inci dengan refresh rate 144Hz. Layar tersebut memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 4.400 nit serta mendukung Dolby Vision dan HDR10+.
Dengan refresh rate dan tingkat kecerahan yang lebih tinggi, vivo X500 Pro Max menawarkan spesifikasi layar utama yang lebih tinggi dibandingkan Xiaomi 18 Pro Max. Namun, perangkat vivo tidak memiliki layar sekunder di bagian belakang seperti Xiaomi.
vivo X500 Pro Max hadir dengan kombinasi kaca dan aluminium atau material yang diperkuat serat kaca. Perangkat tersebut memiliki sertifikasi IP68 dan IP69 untuk perlindungan terhadap air dan debu.
vivo X500 Pro Max membawa kamera utama 50MP dengan aperture f/1.6, OIS, dan sensor berukuran 1/1,28 inci, ditambah lensa periskop telefoto 200MP dengan optical zoom 3,5x dan OIS. Untuk kamera ultrawide, vivo menggunakan sensor 50MP dengan bidang pandang hingga 119 derajat dan autofocus.
Kamera depan 50MP dengan autofocus. Kamera tersebut mendukung perekaman video hingga 4K 60fps. Sistem kamera vivo juga dilengkapi laser autofocus dan teknologi 3D LUT. Perangkat mengandalkan teknologi Zeiss untuk meningkatkan kemampuan fotografi.
Pada kemampuan video, vivo X500 Pro Max mampu merekam hingga resolusi 8K pada 30fps. Perangkat juga mendukung perekaman 4K hingga 240fps, Dolby Vision, serta format Log 10-bit.
Urusan konektivitas, vivo X500 Pro Max mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, USB 3.2, serta sensor sidik jari ultrasonik di dalam layar. Perangkat menggunakan konfigurasi speaker stereo dengan dukungan audio resolusi tinggi.
Dari sisi daya, vivo X500 Pro Max membawa baterai berkapasitas 8.000mAh. Perangkat mendukung pengisian daya kabel 90W dan pengisian nirkabel 40W. vivo juga menyediakan fitur reverse charging melalui koneksi nirkabel maupun kabel. Harga vivo X500 Pro Max diperkirakan mulai dari sekitar US$1.000 atau sekitar Rp17,9 juta.
(mef)






























