Logo Bloomberg Technoz

Berdasarkan data OJK, tercatat bahwa NIM perbankan pada Agustus 2026 mencapai 4,31% atau turun dibandingkan Agustus 2025 yang sebesar 4,58%. 

Bahkan secara bulanan month-to-month (mtm) kinerja NIM perbankan juga turun tipis dibandingkan bulan sebelumnya yakni 4,32%. 

Di sisi lain, Dian mengatakan bahwa penurunan NIM sejatinya sebagai upaya perbankan menekan kenaikan suku bunga kredit. Dengan begitu, biaya kredit dapat dijaga agar tidak terlalu tinggi agar turut mendorong pertumbuhan ekonomi.

OJK juga memperkirakan NIM perbankan ke depan masih berada pada level yang stabil dan moderat, terutama apabila transmisi suku bunga berjalan efektif dan pertumbuhan kredit terus meningkat.

"OJK akan terus melakukan koordinasi dengan Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan dalam kerangka KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan) dalam rangka memantau kinerja sektor perbankan dan memastikan terjaganya stabilitas sektor keuangan nasional," tegasnya. 

(lav)

No more pages