Logo Bloomberg Technoz

Infantino juga menyoroti perkembangan tim nasional Indonesia, baik di level senior maupun kelompok usia. Dia menyebut tim nasional kelompok usia menunjukkan performa yang baik, begitu pula dengan tim senior yang diperkuat sejumlah pemain yang memiliki akar Indonesia.

"Tim U-15 Indonesia akan bermain di Piala Dunia bulan depan di Azerbaijan. Tim-tim usia muda tampil dengan baik. Tim senior juga tampil dengan baik, termasuk dengan pemain-pemain yang memiliki akar Indonesia," kata Infantino.

Menurutnya, keterlibatan pemain keturunan juga menjadi hal positif karena menghubungkan mereka dengan orang tua maupun kakek-nenek yang memiliki asal-usul Indonesia.

"Ini sangat indah karena menghubungkan mereka dengan orang tua dan kakek-nenek mereka. Dan masa depan Indonesia juga dibangun di Indonesia," tuturnya.

Dorong sepak bola sekolah

Infantino mengatakan Indonesia masih perlu memperkuat pembinaan sepak bola di tingkat sekolah. FIFA, kata dia, terbuka untuk mendukung pengembangan sepak bola Indonesia melalui berbagai program dan ajang internasional.

Indonesia sebelumnya telah menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17. Menurut Infantino, pengalaman tersebut perlu dilanjutkan dengan pengembangan sepak bola di sekolah-sekolah.

"Kami pernah menyelenggarakan Piala Dunia U-17 di sini beberapa tahun lalu. Kami perlu melakukan lebih banyak hal di sekolah, dalam sepak bola sekolah. Dan ini adalah rencananya," ujarnya.

Selain pembinaan pemain, Infantino menilai klub sepak bola perlu memiliki peran lebih besar dalam pengelolaan stadion. Pengelolaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan klub sehingga bisa kembali diinvestasikan untuk pengembangan sepak bola.

"Klub perlu bekerja untuk mengelola stadion, mengoperasikan stadion, menghasilkan lebih banyak pendapatan sehingga mereka bisa melakukan lebih banyak investasi," kata Infantino.

Tak hanya Indonesia

Infantino juga mengingatkan pengembangan sepak bola tidak bisa hanya berfokus pada Indonesia. Menurutnya, kemajuan sepak bola di kawasan ASEAN membutuhkan kerja sama antarnegeri.

"Kita perlu berpikir, dan ini juga sesuatu yang kami bicarakan dengan Presiden, bukan hanya tentang negara ini tetapi seluruh kawasan ASEAN, tentang bagaimana kita bisa mengembangkan sepak bola," ujarnya.

Dia menilai perkembangan satu negara tidak akan cukup jika negara-negara tetangganya tidak mengalami kemajuan serupa.

"Ini tidak akan membantu jika Anda bagus di satu negara tetapi negara tetangga tidak. Jadi harus ada kerja sama bersama antara semua pihak," kata Infantino.

Menurutnya, masih banyak ajang sepak bola yang dapat digelar di Indonesia dan kawasan ASEAN, mulai dari turnamen kelompok usia hingga kompetisi sepak bola putri dan Piala Dunia.

"Kami telah memiliki U-17, kami memiliki FIFA ASEAN. Kami bisa memiliki U-20, kompetisi perempuan, Piala Dunia. Maksud saya, semuanya terbuka," ujarnya.

Keamanan pasca-Kanjuruhan

Infantino juga menanggapi perkembangan keamanan sepak bola Indonesia setelah tragedi Kanjuruhan. Dia menegaskan bahwa aspek keamanan menjadi salah satu prioritas utama FIFA dalam penyelenggaraan pertandingan.

"Keamanan sangat penting. Ini krusial bagi sepak bola. Kami sebenarnya juga membicarakan keamanan dalam pertemuan dan semuanya akan dilakukan untuk menjamin keamanan di semua pertandingan," kata Infantino.

Dia menyebut pemerintah dan federasi sepak bola memiliki tanggung jawab untuk memastikan pertandingan berlangsung aman. FIFA, lanjutnya, siap memberikan dukungan berdasarkan pengalaman dan keahliannya.

"Ini adalah salah satu prioritas pemerintah dan federasi sepak bola. FIFA, dengan keahlian kami, akan membantu," ujarnya.

(dec)

No more pages