Pembiayaan modal ventura pada Agustus 2026 tercatat tumbuh 1,05% secara yoy dengan nilai pembiayaan tercatat sebesar Rp16,50 triliun rupiah.
Pada industri lembaga keuangan mikro atau LKM, penyaluran pembiayaan pada Agustus 2026 terkontraksi 0,33% year on year menjadi sebesar 1,05 triliun rupiah. Di sisi lain, simpanan tumbuh 7,70% year on year jadi sebesar 0,63 triliun rupiah.
Pada industri pinjaman daring atau pindar, outstanding pembiayaan pada Agustus 2026 tumbuh 22,07% year on year dengan nominal sebesar 106,94 triliun rupiah. Tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP 90 tercatat di posisi 4,73%.
Pada industri pergadaian, penyaluran pembiayaan pada Agustus 2026 tumbuh sebesar 44,60% year on year menjadi 156,61 triliun rupiah dengan pembiayaan terbesar disalurkan dalam bentuk produk gadai yaitu sebesar 132,84 triliun rupiah atau 84,82% dari total pembiayaan pergadaian.
(ell)


























