Logo Bloomberg Technoz

Pasar surat utang atau obligasi tetap berada di bawah tekanan meskipun pasar uang kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Oktober kurang dari 25%.

Indeks Nasdaq 100 mencatatkan ATH. dok: Bloomberg

Jumlah tenaga kerja non-pertanian AS naik 29.000 bulan lalu setelah terjadi revisi turun pada data dua bulan sebelumnya. Angka tersebut berada di bawah semua perkiraan dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom. Tingkat pengangguran naik menjadi 4,2%, yang sebagian mencerminkan pertumbuhan angkatan kerja.

“Data ketenagakerjaan September yang ‘tidak panas ataupun dingin’—seperti cerita Goldilocks—semakin memperkuat ekspektasi bahwa The Fed tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga lagi bulan ini,” tulis Shane Oliver, kepala ekonom dan kepala strategi investasi di AMP Ltd., dalam sebuah catatan.

Meskipun laporan ketenagakerjaan yang kurang memuaskan memicu reli singkat di Treasury, pasar obligasi masih dilanda gejolak yang telah berlangsung berbulan-bulan akibat kekhawatiran terhadap inflasi yang terus berlanjut, pengeluaran pemerintah, dan lonjakan pinjaman korporasi untuk membiayai pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Imbal hasil obligasi acuan 10 tahun pekan lalu mencapai level tertinggi sejak 2002.

Lelang obligasi dengan tenor 10 dan 30 tahun pekan ini akan menguji permintaan investor terhadap obligasi dengan tenor yang lebih panjang. The Fed juga akan merilis risalah rapat bulan September pada hari Rabu, yang mungkin mengungkap kekhawatiran para pembuat kebijakan mengenai tren dan ekspektasi harga yang mendasarinya.

Sementara itu, para investor waspada terhadap tanda-tanda penyebaran krisis di pasar obligasi pemerintah Eropa setelah aksi jual terakhir memicu kenangan akan krisis utang kawasan tersebut 15 tahun lalu. Aset-aset Brasil akan menjadi fokus seiring dengan proses penghitungan suara yang sedang berlangsung dalam pemilihan presiden yang digelar pada hari Minggu.

(red)

No more pages