Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas kurang menguntungkan saat suku bunga tinggi.
Analisis Teknikal
Jadi bagaimana prediksi harga emas untuk hari ini, Jumat (2/10/2026). Apakah bisa naik lagi atau malah terkoreksi?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas masih terjerat di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 41.
RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish. Emas sepertinya sedang berada di area bearish yang lumayan kuat.
Sementara itu, indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 39. Menghuni area jual (short) yang juga cukup kuat.
Untuk perdagangan hari ini, harga emas masih berpotensi naik. Apalagi pivot point US$ 4.174/troy ons sudah terlewati.
Target resisten terdekat ada di US$ 4.188-troy ons. Penembusan di titik ini berpeluang mengerek harga emas ke kisaran US$ 4.202-4.246/troy ons.
Target paling optimistis adalah US$ 4.273/troy ons.
Namun kalau harga emas justru turun, maka US$ 4.150/troy ons bisa menjadi support terdekat. Jika tertembus, maka US$ 4.146-4.102/troy ons bisa menjadi target berikutnya.
Target paling pesimistis ada di US$ 4.048/troy ons.
(aji)


























