Karier militernya banyak diwarnai penugasan di satuan Infanteri dan Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Ia pernah dipercaya menjadi Komandan Grup 1 Kopassus pada 2012-2013.
Setelah itu, ia menjalani sejumlah penugasan di lingkungan TNI AD, termasuk sebagai Asisten Operasi Kasdam Iskandar Muda dan Perwira Siswa Sesko TNI.
Pada 2016, Saleh Mustafa dipercaya menjadi Komandan Korem 132/Tadulako. Setahun kemudian ia menjadi Wakil Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri Kodiklatad.
Kariernya kemudian berlanjut sebagai Kepala Staf Kodam Jaya pada 2019-2021 dan Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II pada 2021-2022.
Pada 2022, ia mendapat promosi sebagai Panglima Kodam XVII/Cenderawasih. Setelah itu, ia menjadi Perwira Staf Ahli Tingkat III Kasad Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba dan kemudian Kepala Staf Kostrad.
Pada akhir 2023, Saleh Mustafa dipercaya menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), menggantikan Maruli Simanjuntak yang kemudian menjadi Kepala Staf Angkatan Darat. Di sini ia naik pangkat menjadi Letnan Jenderal.
Pada 2024, ia kemudian ditugaskan sebagai Inspektur Jenderal TNI. Setahun berikutnya, ia ditunjuk menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat menggantikan Tandyo Budi Revita yang mendapat penugasan sebagai Wakil Panglima TNI.
Perpindahan tersebut menambah salah satu figur berlatar belakang militer yang masuk ke dalam struktur pemerintahan sipil melalui reshuffle Kabinet Merah Putih pada Oktober 2026.
(roy)






























