Logo Bloomberg Technoz

BI Bicara Potensi Kenaikan BI Rate di Tengah Pelemahan Rupiah

Pramesti Regita Cindy
30 September 2026 13:20

Bank Indonesia. (Rosa Panggabean/Bloomberg)
Bank Indonesia. (Rosa Panggabean/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) buka suara soal peluang menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang belakangan mendekati level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea menegaskan setiap keputusan terkait dengan suku bunga bersifat dependent. Artinya kenaikan BI Rate akan bergantung pada berbagai pertimbangan.

"Jadi suku bunga kebijakan itu data dependent, [sehingga] ada yang bisa bilang sekarang apa yang akan diambil oleh BI dalam RDG (Rapat Dewan Gubernur) bulan depan, November atau Desember," kata Erwin dalam Taklimat BI di Jakarta, Rabu (30/9/2026).


Kendati begitu, Erwin menekankan bahwa BI memiliki sejumlah perkiraan mengenai perkembangan ekonomi hingga akhir 2026. 

Hanya saja, setiap RDG bulanan akan tetap melakukan asesmen terhadap kondisi terkini dan memperbarui prospek ekonomi sebelum menentukan kebijakan.