Logo Bloomberg Technoz

Selain itu, pasar masih berada dalam fase adaptasi terhadap kebijakan baru BEI terkait batas minimum harga saham Rp1.

“Fokus sentimen hari ini tertuju pada perkembangan harga minyak dan stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian geopolitik,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas,

Investor juga mencermati rilis data perdagangan Agustus dan inflasi September serta respons BI dalam menjaga stabilitas rupiah.

Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah VKTR, RATU, dan AMRT.

Lebih lanjut, melansir Phintraco Sekuritas, sebelumnya IHSG sempat melemah hingga level 6.013 akibat depresiasi nilai tukar rupiah yang sempat mencapai Rp18.031/US$. Seiring dengan meredanya pelemahan rupiah, IHSG dapat pulih dari level terendah hariannya. IHSG membentuk long lower shadow namun karena masih ditutup di area negatif sehingga belum menunjukkan konfirmasi reversal. 

“Beberapa indikator lain juga belum menunjukkan terjadinya reversal. Sehingga diperkirakan IHSG akan cenderung berkonsolidasi pada kisaran 6.050–6.200. Perlu diwaspadai meningkatnya fluktuasi karena penutupan 3Q26 pada hari ini,” terang Phintraco.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah resmi menetapkan RUU APBN 2027 sebagai Undang-undang. APBN 2027 tetap mempertahankan defisit fiskal sesuai dengan usulan Nota Keuangan, yaitu sebesar Rp671,16 triliun atau setara 2,4% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Postur APBN 2027 tersebut menunjukkan ekspansi fiskal yang relatif terjaga. Untuk kenaikan belanja terutama berasal dari belanja K/L, sedang transfer ke daerah dan target keseimbangan primer relatif tidak berubah. APBN ini diharapkan dapat menjaga dukungan fiskal terhadap pertumbuhan domestik yaitu pada konsumsi dan investasi

Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham ANTM, BBRI, BMRI, EXCL, TINS, dan MDKA.

CGS International Sekuritas Indonesia menuturkan, berlanjutnya aksi jual investor asing, melemahnya nilai tukar rupiah dan terkoreksinya indeks di Bursa Wall Street seiring berlanjutnya kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. 

Sementara itu, naiknya harga beberapa komoditas mineral logam berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG. 

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.060–6.000 dan resistance 6.180–6.245,” tulis riset CGS International.

Dengan saham-saham pilihan CGS meliputi meliputi saham TINS, ANTM, BBRI, MAPA, HRTA, dan SMGR.

Panin menyematkan IHSG berpotensi menguat, didorong oleh penurunan harga minyak, lebih stabilnya rupiah dan yield obligasi serta koreksi yang cukup dalam beberapa minggu, mendorong ruang rebound.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat,” mengutip Panin Sekuritas.

Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah PTRO, BNGA, dan CUAN.

(fad)

No more pages