Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Bangkit dan Naik Hampir 2%, Saatnya Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
30 September 2026 07:17

Emas batangan. dok: Bloomberg
Emas batangan. dok: Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas melesat pada perdagangan kemarin. Koreksi yang sudah cukup dalam membuat emas menjadi ‘murah’ di mata investor sehingga mendorong aksi borong.

Pada Selasa (29/9/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.184,8/troy ons. Melonjak 1,7% dibandingkan hari sebelumnya.

Harga emas sedang dalam tren turun. Dalam sepekan terakhir, harga terpangkas 4,13% secara point-to-point. Selama sebulan ke belakang, harga jatuh 5,79%.


Jadi, rasanya sekarang harga emas sudah atraktif. Ini yang kemudian menyebabkan aksi beli sehingga harga naik.

Ryan McKay, Senior Commodity Strategist di TD Securities, melihat target koreksi harga emas terdekat ada di US$ 4.053,7/troy ons. Dalam waktu dekat, investor akan menanti rilis data inflasi Personal Consumption Expenditure (PCE) dan penciptaan lapangan kerja non-pertanian (non-farm payroll).

Pekerja memperlihatkan emas perhiasan di Pasar Minggu, Jumat (1/11/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)