Saat ini, Gunung Dukono berada pada Status Level II (Waspada). Masyarakat di sekitar Gunung Dukono serta pengunjung dan wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer.
Badan Geologi juga mengingatkan adanya potensi sebaran abu vulkanik yang dapat berubah mengikuti arah dan kecepatan angin. Kondisi tersebut membuat area landaan abu vulkanik tidak tetap.
"Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landasan abunya tidak tetap," tulis Badan Geologi.
Karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono direkomendasikan untuk selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk digunakan ketika diperlukan. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari ancaman abu vulkanik terhadap sistem pernapasan.
Badan Geologi meminta masyarakat dan wisatawan mematuhi rekomendasi keselamatan yang berlaku selama Gunung Dukono masih berada pada Status Level II (Waspada).
(dec/del)




























