Logo Bloomberg Technoz

BEI Akui Dibukanya Saham Gocap Berikan Tekanan Tambahan ke IHSG

Redaksi
28 September 2026 08:10

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengakui, dibukanya floor price Rp50 (saham gocap) di pasar reguler dan tunai bisa menjadi tekanan tambahan untuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Terlebih, masih ada saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), yang masih memiliki jumlah saham beredar yang besar, sehingga masih memiliki pengaruh terhadap bobot indeks.

Meski demikian, Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi memproyeksikan tekanan jual terhadap IHSG relatif terbatas. Iding menyebut pihaknya telah melakukan simulasi terkait rencana penghapusan batas bawah harga saham gocap.


“Kalaupun terjadi penjualan, tekanan harga itu dampaknya sudah kita ukur ke market tidak terlalu besar. Masih manageable,” tutur Iding baru-baru ini.

Iding menambahkan, simulasi itu turut memperhitungkan potensi tekanan jual saham GOTO, yang tengah hangat diperbincangkan di kalangan investor ritel.