Gangguan perangkat lunak tersebut dapat terjadi ketika pilot perlu membatalkan upaya pendaratan. Menurut perusahaan, autopilot pesawat akan beralih ke tingkat otomatisasi yang lebih sederhana untuk mengendalikan pitch, sehingga meningkatkan beban kerja pilot dibandingkan dengan mode standar yang digunakan.
Wall Street Journal sebelumnya melaporkan gangguan perangkat lunak tersebut dan potensi dampaknya terhadap jadwal sertifikasi Boeing.
Perbaikan permanen untuk masalah tersebut awalnya dijadwalkan pada 2028, meski produsen pesawat tersebut mengatakan tengah berupaya mempercepatnya. Sementara itu, Boeing sedang menyiapkan buletin untuk para pilot yang bekerja pada operator 737 Max.
(bbn)
No more pages



























