Logo Bloomberg Technoz

Menurut kalkulasinya, skema kerja sama yang ada saat ini belum adil. Ia menolak jika porsi keuntungan yang diperoleh mitra kawasan jauh lebih besar, misalnya mencapai 70%, sedangkan Indonesia hanya mendapatkan 30%.

"Untung bagi kamu, untung juga bagi kita. Dan untungnya harus adil, bukan kamu untung 70[%] kita untung 30[%]. Itu bukan win-win [solution]," tambah Bahlil. 

Di sisi lain, Bahlil menyuarakan pentingnya transparansi dan kesetaraan dalam era keterbukaan saat ini tanpa ada celah manipulasi. Meski menunda penandatanganan, Bahlil menekankan bahwa Indonesia tidak menutup diri dari kerja sama internasional. 

Ia meyakini tidak ada satu pun negara di dunia yang mampu berdiri sendiri tanpa berkolaborasi dengan negara lain, baik di tingkat regional ASEAN maupun global.

"Kita fair-fair saja, kolaborasi itu ada juga saling membutuhkan, saling menerima dan saling memberi," kata Bahlil. 

Untuk diketahui, proyek ASEAN Power Grid (APG) adalah salah satu proyek dalam dokumen Visi ASEAN 2020. Proyek ini merupakan inisiatif strategis kawasan untuk menghubungkan jaringan listrik antarnegara anggota ASEAN demi memperkuat ketahanan energi, mendorong transmisi Energi Baru Terbarukan (EBT), dan memfasilitasi perdagangan listrik lintas batas (multilateral power trade). 

Saat ini perkembangan proyek masih berfokus pada harmonisasi standar teknis, penyiapan regulasi perdagangan listrik multilateral, serta penyusunan kerangka pembiayaan infrastruktur. 

ASEAN bersama lembaga pendukung seperti ASEAN Centre for Energy (ACE), Bank Dunia, dan Asian Development Bank (ADB) terus menggalang pendanaan besar untuk mempercepat pembangunan kabel bawah laut dan transmisi antarnegara.  

Posisi Indonesia dalam proyek APG sangat krusial sebagai calon hub energi berbasis EBT, tetapi pemerintah mengambil sikap hati-hati terkait kesepakatan komersial. 

Indonesia belum menandatangani skema final APG karena masih bernegosiasi agar penetapan harga ekspor-impor listrik memberikan skema keberuntungan yang adil bagi Indonesia. 

Di sisi lain, Indonesia terus memperkuat jaringan internal melalui skema super grid antarpulau agar dapat memasok energi bersih ke pasar domestik maupun regional di masa depan.

(smr/ros)

No more pages