Cara Mematikan Bunyi Token Listrik Terbaru 2026, Lebih Nyaman
Referensi
12 August 2026 15:46

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bunyi alarm pada meteran listrik prabayar kerap membuat pengguna merasa terganggu, terutama ketika muncul berulang kali saat malam atau ketika sedang beraktivitas. Suara tersebut umumnya menjadi tanda bahwa saldo listrik dalam bentuk kWh mulai mendekati batas minimum yang telah ditentukan pada meteran.
Sistem listrik prabayar bekerja dengan mekanisme pembelian energi listrik terlebih dahulu sebelum digunakan. Konsepnya mirip dengan pengisian pulsa pada telepon seluler. Setelah token dimasukkan ke meteran, saldo kWh akan berkurang sesuai pemakaian listrik di rumah.
Ketika saldo mencapai batas tertentu, meteran akan memberikan peringatan melalui bunyi alarm. Jika token belum segera diisi ulang, bunyi tersebut dapat terus terdengar. Kondisi inilah yang kemudian membuat banyak pengguna mencari cara untuk mematikan bunyi token listrik.
Namun, alarm tidak selalu harus langsung dianggap sebagai tanda bahwa listrik akan segera habis. Pada kondisi tertentu, pengguna mungkin masih memiliki saldo yang cukup, tetapi alarm tetap berbunyi karena pengaturan batas kWh atau jeda alarm pada meteran.
Perlu diketahui, kode yang digunakan untuk mengatur bunyi alarm tidak selalu sama. Jenis meteran yang digunakan pelanggan dapat menentukan kode apa yang tersedia. Beberapa meteran yang umum digunakan antara lain ITRON, HEXING, GLOMET, STAR, CONLOG, dan MELCOINDA.





























