Prediksi Hasil MSCI, Saham Boy Thohir-Tanoko Berpotensi Terdepak
Cahya Puteri Abdi Rabbi
12 August 2026 10:15

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah saham Indonesia berpotensi terdepak dari indeks MSCI dalam August Index Review 2026 yang hasilnya akan diumumkan pada Kamis dini hari (13/8/2026).
Penyesuaian konstituen dan portofolio pengelola indeks global tersebut akan berlaku efektif mulai 1 September 2026. Investor mencermati hasil review kali ini karena MSCI masih mempertahankan kebijakan freeze terhadap sejumlah perubahan indeks saham Indonesia.
“Berdasarkan perhitungan kami, terdapat sejumlah saham yang berpotensi mengalami penurunan status dan penghapusan dari indeks,” kata Samuel Sekuritas dalam risetnya pada Rabu (12/8/2026).
Untuk kategori MSCI Standard Cap, Samuel Sekuritas memperkirakan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) berpotensi turun kelas menjadi Small Cap. Sementara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berpotensi dihapus dari indeks.
Adapun untuk kelompok Small Cap, terdapat 12 saham yang diperkirakan berpotensi mengalami penghapusan, yakni PT MNC Land Tbk (KPIG), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT MD Pictures Tbk (FILM), PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Avia Avian Tbk (AVIA), PT Bank Jago Tbk (ARTO), dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA).
































