Logo Bloomberg Technoz

BRI Siapkan Buyback Rp1 Triliun di Tengah Prospek Jangka Panjang


Dok. BRI
Dok. BRI

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) kembali menyiapkan aksi pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai maksimal Rp1 triliun. Langkah ini dilakukan di tengah kondisi pasar modal yang berfluktuasi signifikan, sekaligus menjadi bagian dari strategi perseroan dalam mengoptimalkan nilai bagi pemegang saham.

Melalui keterbukaan informasi pada Kamis (22/10/2026), BRI mengumumkan rencana pelaksanaan buyback saham Tahap II yang dijadwalkan berlangsung mulai 22 Oktober 2026 hingga 21 Januari 2027.

Rencana tersebut mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2023 serta Surat OJK Nomor S-112/D.04/2026 tertanggal 9 September 2026. Aturan tersebut mengatur kebijakan pembelian kembali saham oleh perusahaan terbuka dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.


Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan aksi korporasi tersebut mencerminkan keyakinan manajemen terhadap kondisi fundamental bisnis dan prospek pertumbuhan jangka panjang perseroan.

“Rencana buyback saham ini mencerminkan keyakinan BRI terhadap fundamental bisnis dan prospek pertumbuhan jangka panjang Perseroan. Dalam pelaksanaannya, BRI tetap mengedepankan kecukupan permodalan, prinsip kehati-hatian, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Dhanny.

Modal BRI Tetap Dijaga di Atas 21%