Logo Bloomberg Technoz

Saham-saham yang menjadi top movers dan mengantar IHSG ke jalur hijau antara lain:

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyumbang 6,83 poin.

  • PT Barito Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menyumbang 6,21 poin.

  • PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menyumbang 5,53 poin.

  • PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyumbang 4,91 poin.

  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menyumbang 3,3 poin.

Adapun saham-saham yang menjadi top laggards adalah:

  • PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) mengurangi 3,66 poin.

  • PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mengurangi 3,47 poin.

  • PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mengurangi 2,02 poin.

  • PT DCI Indonesia Tbk (DCII) mengurangi 1,84 poin.

  • PT United Tractors Tbk (UNTR) mengurangi 1,06 poin.

Analisis Teknikal

Jadi bagaimana perkiraan IHSG untuk hari ini, Kamis (22/10/2026)? Apakah bisa naik lagi atau kembali terkoreksi?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), IHSG masih terjebak di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 31. RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish.

Lalu indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 35. Menghuni area jual (short) yang kuat.

Untuk perdagangan hari ini, target resisten terdekat ada di 5.330 yang merupakan Moving Average (MA) 5. Dari sini, IHSG berpeluang menguji rentang 5.378-5.478.

Target paling optimistis ada di 5.727.

Sedangkan 5.179 rasanya akan menjadi pivot point. Penembusan di titik ini berisiko melongsorkan IHSG ke 5.080-4.830.

Target paling pesimistis adalah 4.781.

(aji)

No more pages