Logo Bloomberg Technoz

MSCI menyoroti sejumlah persoalan di pasar saham Indonesia, termasuk transparansi struktur kepemilikan saham, keterbatasan data yang dinilai diperlukan untuk menilai tingkat kepemilikan publik secara akurat, serta kekhawatiran mengenai praktik perdagangan yang terkoordinasi.

Persoalan tersebut berkaitan dengan kemampuan investor untuk mengidentifikasi kepemilikan saham secara memadai, mengukur porsi saham yang benar-benar tersedia untuk diperdagangkan di pasar (free float), serta memastikan bahwa pembentukan harga berlangsung secara wajar.

MSCI menyatakan konsultasi mengenai reklasifikasi pasar Indonesia akan berlangsung sebelum keputusan final diumumkan paling lambat pada 30 Juni 2027. Selama proses tersebut, penyedia indeks global itu juga mempertahankan pembatasan terhadap sejumlah perubahan indeks terkait saham Indonesia.

Langkah MSCI tersebut menambah tekanan terhadap pasar modal domestik yang sebelumnya telah menghadapi aksi jual investor asing dan meningkatnya kekhawatiran mengenai prospek investasi di Indonesia.

Di tengah situasi tersebut, otoritas pasar modal Indonesia menghadapi tantangan untuk meyakinkan investor bahwa reformasi tata kelola pasar saham dapat dilakukan secara konkret dan terukur.

(fik/naw)

No more pages