Logo Bloomberg Technoz

"Saat ini, perhatian semua pihak tertuju pada besaran pengurangan produksi tersebut," ujar Gao Yin, seorang analis di Shuohe Asset Management Co.

"Angka-angka yang beredar di pasar tergolong cukup signifikan."

Para produsen di Indonesia tengah menghadapi tekanan akibat harga yang melemah dan biaya operasional yang meningkat, sementara kuota pertambangan yang lebih ketat juga membatasi pasokan bijih nikel.

Sebagai negara yang mendominasi produksi nikel global, perubahan tingkat produksi di Indonesia menjadi faktor penentu utama bagi pergerakan pasar.

Pada pukul 14.31 waktu Shanghai, harga nikel di LME tercatat naik 2,3% menjadi US$16.025/metrik ton, sehingga penurunan harga sepanjang tahun ini menyusut menjadi kurang dari 4%. Sementara itu, harga logam lainnya relatif tidak banyak berubah.

(bbn)

No more pages