Logo Bloomberg Technoz

HARGA KOMODITAS

China Bakal Pangkas Produksi di RI, Logam Nikel Reli ke US$16.000

News
21 October 2026 14:15

Kepingan nikel dipamerkan selama acara hari investor di Bursa Efek New York (NYSE)./Bloomberg-Michael Nagle
Kepingan nikel dipamerkan selama acara hari investor di Bursa Efek New York (NYSE)./Bloomberg-Michael Nagle

Bloomberg News 

Bloomberg, Harga nikel naik selama empat hari berturut-turut seiring dengan prospek pengurangan produksi secara terkoordinasi oleh produsen asal China di Indonesia, yang memicu ekspektasi akan pasokan yang lebih ketat.

Logam ini sempat melonjak hingga 2,7% hingga menembus angka US$16.000/metrik ton di London Metal Exchange (LME), melanjutkan tren kenaikan sejak mencapai level terendah dalam sembilan bulan pada Kamis lalu.


Para eksekutif dari sejumlah produsen nikel utama asal China tengah mempertimbangkan kemungkinan pembatasan produksi di lokasi operasional mereka di Indonesia, termasuk pada pabrik-pabrik yang memproduksi bahan baku utama untuk baterai.

Upaya serupa untuk menyepakati pengurangan produksi pada bulan Agustus lalu sempat gagal.