Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Ditutup Menguat 5%, Terbaik di Bursa Asia

Muhammad Julian Fadli
20 October 2026 17:40

Ilustrasi IHSG, seorang melewati papan pergerakan saham di pasar modal Indonesia. (Bloomberg)
Ilustrasi IHSG, seorang melewati papan pergerakan saham di pasar modal Indonesia. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa (20/10/2026) dengan keberhasilan menguat di zona optimistis 5,65% di posisi 5.278,88. Indeks Komposit berhasil menutup hari di level tertinggi.

Dengan pencapaian positif itu, IHSG mencatat kenaikan tertinggi nomor satu dan jadi juara di Bursa Asia, berdasarkan data Bloomberg, Selasa (20/10/2026).

IHSG Penutupan Sesi II pada Selasa 20 Oktober 2026 (Bloomberg)

Volume transaksi tercatat menyentuh 56,78 miliar saham, dengan nilai jual–beli mencapai Rp26,54 triliun. Frekuensi terjadi sebanyak 2,5 juta kali diperjualbelikan. Posisi tertinggi IHSG sepanjang hari ini mencapai 5.278,88 sedang terendahnya 4.980,16.


Adapun 670 saham mengalami penguatan terbaiknya, dan 99 saham masih melemah. Sedang 30 saham tidak bergerak.

IHSG menjadi yang teratas dan juara satu di Bursa Asia, bersanding dengan Shenzhen Comp. (China), KLCI (Malaysia), PSEi (Filipina), Ho Chi Minh Stock (Vietnam), dan Shanghai Comp. (China) yang berhasil ditutup menguat.

Penyebab IHSG Menguat