Logo Bloomberg Technoz

2 Tahun Prabowo-Gibran: IHSG Pernah Rekor Tertinggi di Atas 9.000

Tim Riset Bloomberg Technoz
20 October 2026 16:46

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Hari ini, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tepat berusia dua tahun. Perjalanan dua tahun ini dihadapi dengan penuh tantangan, baik dari dalam negeri maupun global.

Pandangan tertuju pada pasar keuangan, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergejolak hebat. Hari ini, Selasa (20/10/2026), IHSG finis di level 5.278. Naik 5,65% dibanding penutupan perdagangan hari sebelumnya.

IHSG Dua Tahun Prabowo-Gibran (Bloomberg)

Pada 21 Oktober 2024 silam, sehari setelah Prabowo-Gibran dilantik, IHSG ditutup di 7.772. Jadi selama setahun pemerintahan Prabowo-Gibran, IHSG mengalami penurunan 32% point–to–point.


Biarpun mencatat rapor merah, IHSG mampu mencicipi rekor tertinggi pada masa pemerintahan Prabowo-Gibran. Rekor tertinggi sepanjang masa alias All Time High (ATH) ada di 9.134 yang tercipta pada 20 Januari 2026.

Akan tetapi, IHSG masih mencatat penurunan lebih dari 40% sepanjang tahun ini. Bahkan IHSG menjadi salah satu indeks saham dengan kinerja terlemah di dunia.