Logo Bloomberg Technoz

BRI Siap Buyback Saham, Optimistis Fundamental Tetap Kuat

Redaksi
20 October 2026 12:55

Bank Rakyat Indonesia (BRI). (dok. BRI)
Bank Rakyat Indonesia (BRI). (dok. BRI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar saham Indonesia menghadapi tekanan setelah MSCI membuka kemungkinan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

Di tengah kondisi tersebut, pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyatakan kesiapan untuk meningkatkan investasi di pasar saham domestik, termasuk pada sejumlah perusahaan BUMN yang dinilai memiliki fundamental kuat.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani sebelumnya menilai koreksi harga saham sebagai peluang investasi jangka panjang.


"Kita harus tetap melihat ini suatu opportunity, optimis, kami yakini, dan kami dari Danantara siap masuk," kata Rosan dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia, Jumat (16/10/2026).

Rosan memandang valuasi sejumlah emiten telah berada pada tingkat yang menarik, termasuk saham-saham perbankan. Menurut dia, fundamental perusahaan di Indonesia masih relatif kuat meskipun pasar menghadapi tekanan. Rosan juga menegaskan orientasi investasi Danantara yang bersifat jangka panjang, bukan semata-mata memanfaatkan fluktuasi harga dalam jangka pendek.