Mempertahankan BI Rate di level 5,75% memang bisa jadi pilihan yang rasional jika tekanan eksternal masih bisa dikelola lewat instrumen stabilisasi lain dan ekspektasi inflasi tetap terkendali.
Sedangkan, menurut kelompok yang berpandangan hawkish BI perlu mengerek suku bunga acuan kali ini. Sebab, harga minyak dunia tetap menjulang tinggi yang berpotensi mengerek inflasi. Memang, inflasi September masih 3,28% dan berada di kisaran target BI di 1,5%-3,5%.
Namun ketidakpastian resolusi konflik Timur Tengah berpotensi mengerek inflasi lebih tinggi lagi. Kenaikan BI Rate jadi 6% pun bisa jadi sinyal lebih tegas tentang prioritas stabilitas moneter.
Ekonom Bloomberg Economics Tamara Henderson memperkirakan BI menaikkan BI Rate 25 basis poin (bps) jadi 6%. "Rupiah telah melemah 1,2% terhadap dolar AS dalam sebulan terakhir, dan berkinerja lebih buruk dibandingkan mata uang negara-negara Asia lainnya, meskipun BI telah melakukan intervensi yang semakin mengurangi kecukupan cadangan devisa," ujar Henderson dalam catatannya.
Ia memproyeksikan, inflasi akan naik melampaui sasaran inflasi BI. Selain itu, arus modal portofolio asing ke obligasi pemerintah juga tercatat keluar di bulan September. Dengan nilai jual bersih US$15 juta, sementara nilai beli hanya US$2,5 juta sepanjang Juni-Agustus.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti kemarin mengatakan bahwa BI telah mengupayakan menjaga stabilitas rupiah. Menurut Destry, BI sudah melakukan penjagaan rupiah lainnya dalam bentuk insentif biaya hedging yang juga sudah diberikan sejak akhir bulan Juni yang lalu untuk diteruskan.
Henderson menilai BI memang masih punya ruang untuk mempertahankan suku bunga sedikit lebih lama dengan berbagai instrumen moneter yang dimiliki.
"Namun, jika Destry ingin membangun kredibilitas di mata pasar, saat ini merupakan momentum yang tepat untuk mengambil langkah antisipatif. Lebih baik mengerem secara bertahap sekarang daripada harus mengambil langkah yang jauh lebih besar di kemudian hari," kata Henderson.
(dsp)






























