Logo Bloomberg Technoz

Jeffrey menambahkan, BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama ini terus mengomunikasikan perkembangan reformasi pasar modal kepada MSCI, FTSE Russell, serta para investor global.

Menurut dia, berbagai upaya yang dilakukan otoritas telah memperoleh respons positif dari sejumlah pihak. Hal tersebut, kata Jeffrey, juga tercermin dalam laporan MSCI pada Juni 2026 dan komunikasi yang berlangsung setelahnya.

MSCI Minta 5 Perbaikan Demi Pasar Saham RI Tak Geser ke Standalone (Bloomberg Technoz/Asfahan)

"Hal-hal yang sudah dilakukan oleh OJK dan SRO itu secara kontinu kami komunikasikan. Tidak hanya dengan MSCI, tetapi dengan FTSE dan seluruh partisipan para investor global," kata dia.

Di Luar Dugaan

Meski demikian, Jeffrey mengakui pengumuman MSCI pada Jumat dini hari tersebut tidak diperkirakan oleh sebagian besar pelaku pasar. Oleh karena itu, BEI akan meminta klarifikasi kepada MSCI mengenai latar belakang keputusan tersebut.

Dia mengatakan BEI ingin mengetahui pertimbangan yang mendasari pengumuman tersebut, sekaligus menyampaikan kembali perkembangan reformasi yang telah dilakukan otoritas pasar modal Indonesia.

"Kami tentu akan menanyakan klarifikasi terkait dengan latar belakangnya," ujarnya.

Jeffrey menegaskan reformasi pasar modal Indonesia akan terus dilanjutkan, terutama untuk meningkatkan transparansi, kredibilitas, dan tata kelola pasar.

Menurut dia, berbagai upaya perbaikan yang telah dilakukan tidak akan menjadi alasan bagi otoritas untuk menghentikan reformasi. BEI bersama OJK dan Self-Regulatory Organization (SRO) akan terus menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat pasar modal Indonesia.

"Akan ada upaya-upaya yang terus kami lakukan untuk meningkatkan transparansi, kredibilitas, dan tata kelola dari pasar modal kita," katanya.

Dia menambahkan, otoritas akan menyampaikan perkembangan reformasi tersebut kepada publik secara berkala.

Sementara itu, MSCI membuka proses konsultasi terkait kemungkinan perubahan klasifikasi pasar Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Perubahan tersebut berpotensi memengaruhi posisi saham Indonesia dalam indeks global yang menjadi acuan investor internasional.

BEI menyatakan akan terus berkomunikasi dengan MSCI untuk memperoleh penjelasan sekaligus menyampaikan perkembangan perbaikan pasar modal yang telah dilakukan.

(dhf)

No more pages