Logo Bloomberg Technoz

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap potensi ekonomi masing-masing wilayah dapat dikembangkan secara lebih terarah.

Di sisi lain, pemerintah juga akan mendorong kerja sama ekonomi lintas wilayah dengan mengacu pada model kerja sama regional yang telah terbentuk di kawasan ASEAN.

Airlangga mencontohkan kerja sama pertumbuhan ekonomi Indonesia-Malaysia-Thailand (IMT-GT) atau growth triangle yang melibatkan sejumlah wilayah di Sumatera. Selain itu, pemerintah akan mendorong pengembangan kawasan Kalimantan melalui kerja sama Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA).

"Jadi inilah beberapa hal yang kita akan dorong agar pertumbuhan kita akan berjalan baik," jelasnya. 

Selain mengejar pertumbuhan ekonomi tinggi, Airlangga mengatakan pemerintah ingin memastikan hasil pembangunan terdistribusi secara lebih merata, baik antardaerah maupun antarkelompok masyarakat.

"Indonesia akan mendorong sebagai negara yang sejahtera, welfare state, tidak ada yang miskin, semuanya rata dan kemudian tentunya pemerataan antar daerah, pemerataan antar kelompok masyarakat itu bisa kita dorong ke depan," pungkasnya. 

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima ARYA melaporkan bahwa 38 provinsi di Indonesia telah mengintegrasikan Indeks Akses Keuangan Daerah (IKA) sebagai indikator kinerja pada 2026. 

Namun, dari tingkat kabupaten/kota, baru 341 daerah yang mengintegrasikan indikator tersebut, sementara 173 daerah lainnya belum.

"Kita mendorong ini tupoksi dari kami agar kabupaten kota yang belum tercakup mengintegrasikan IKA dalam perencanaan pembangunan agar kita akselerasi terus," tutur Bima.

Di sisi lain, untuk mempercepat perluasan akses keuangan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah, Bima mendorong penguatan koordinasi tiga perangkat pemerintah, yakni Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD), Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

"Kalau tiga ini bisa sinergi, bisa kolaborasi, maka target kita memperluas akses keuangan, memperkuat digitalisasi, menjaga stabilitas harga, ujug-ujugnya atau akan betul-betul mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," pungkasnya. 

(lav)

No more pages