“Itu benar. Bagus tak?” ujar Amran merespons pertanyaan media terkait rencana penindakan Bareskrim Polri.
Harga Pakan Melangit
Di sisi lain, Peternakan Ayam Mandiri mengaku kerugian terjadi karena salah satunya harga pakan yang terus naik.
Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo) mengakui jika tidak ada intervensi pemerintah, peternakan ayam mandiri akan bangkrut dua bulan lagi.
"Kalau kondisi ini dibiarkan terus, dua bulan lagi semua gulung tikar," tegas Asep Saepudin, ungkap peternak broiler dari Permindo dalam keterangan tertulis, Senin (19/10/2026).
Saat ini, harga pakan dilaporkan telah menyentuh kisaran Rp9.700 hingga Rp10.000 per kilogram (kg) dan masih berpotensi naik akibat keterbatasan stok serta tingginya harga bahan baku.
Di saat yang sama, harga ayam hidup di tingkat peternak justru anjlok ke tingkat Rp20.000–Rp20.500 per kg. Akibat ketidakseimbangan tersebut, Permindo mencatat para peternak harus menanggung kerugian signifikan sebesar Rp4.000 hingga Rp5.000 untuk setiap ekor ayam yang diproduksi.
Untuk menyelamatkan keberlangsungan usaha 180 anggotanya serta peternak mandiri secara nasional, Permindo mendesak pemerintah dan para pelaku industri untuk segera mengambil langkah konkret:
- Pengendalian Harga Pakan: Mendorong penurunan harga pakan ke kisaran ideal Rp8.000–Rp8.500 per kg.
- Penyesuaian Harga Ayam Hidup: Mendorong harga jual ayam hidup minimal di tingkat Rp24.000 per kg agar dapat menutup HPP peternak.
- Peran Peternak Integrasi: Meminta peternak skala integrasi besar untuk menyesuaikan harga jual guna membantu menstabilkan harga pasar.
- Jaminan Stok Jagung: Mendesak pemerintah memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga jagung nasional sesuai standar mutu industri pakan.
"Permindo berharap intervensi pasar dapat dilakukan secepatnya demi menjaga stabilitas pasokan pangan nasional dan kelangsungan hidup peternak rakyat," jelasnya.
(ain)






























