Logo Bloomberg Technoz

Mengutip riset Maybank Sekuritas Indonesia, valuasi BBRI untuk sepanjang 2026 diperkirakan ada di 1,4 kali, Lebih rendah ketimbang 2025 tang 1,7 kali atau 2024 yang 2 kali. 

Dalam 5 tahun terakhir, rata-rata PBV ada di 2,2 kali. Jadi, saat ini saham BBRI memang sedang amat menarik untuk dikoleksi.

“Kami mempertahankan rekomendasi beli (buy) dengan target harga Rp 3.900,” tegas riset Maybank Sekuritas Indonesia.

Dalam pandangan Maybank Sekuritas Indonesia, kinerja BBRI akan tetap solid. Ditopang oleh kualitas aset yang terus membaik dan pertumbuhan kredit yang sehat.

“Pertumbuhan kredit yang lebih kuat akan membantu dampak tekanan margin,” lanjut riset Maybank Sekuritas Indonesia.

Bagi investor, memegang saham BBRI juga menguntungkan. Tahun ini, perkiraan dividend yield BBRI dari Maybank Sekuritas Indonesia ada di 9,4%. Tahun depan bahkan diperkirakan naik lagi jadi 10,1%.

Dividend yield BBRI berpotensi naik dibandingkan 2025 yang sebesar 7,8% dan 2024 yaitu 7,4%.

Adapun konsensus Bloomberg yang melibatkan 33 analis menyebut, 23 di antaranya (70%) memberikan rekomendasi beli. Konsensus target harga saham BBRI dalam 12 bulan ke depan adalah Rp 3.848,21.

Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, harga saham BBRI parkir di Rp 2.640. Artinya, saham BBRI memiliki potensi untuk naik hampir 46%.

Target paling optimistis datang dari BNI Sekuritas, di mana Analis Yulinda Hartanto menyematkan target harga BBRI di Rp 4.500. Bahkan JPMorgan melalui Analis Harsh Wardhan Modi menyematkan predikat overweight.

(red)

No more pages