Logo Bloomberg Technoz

Selama periode 13–17 Oktober 2026, dampak kabut asap meluas ke sejumlah bandar udara di Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan. Gangguan juga terjadi di Maluku, Maluku Utara, Papua, Kalimantan, serta Sumatera.

Di Kalimantan, sejumlah bandara terdampak antara lain Bandara Supadio di Pontianak, Tjilik Riwut di Palangka Raya, dan Iskandar di Pangkalan Bun. Sementara di Sumatera, bandara terdampak meliputi Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru, Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang, dan Malikussaleh di Lhokseumawe.

Kemenhub juga mencatat 14 penerbangan internasional dibatalkan akibat kabut asap. Rinciannya, 12 penerbangan rute Singapura–Pontianak pulang pergi pada 12–23 September 2026 dibatalkan akibat asap di Bandara Supadio. Adapun dua penerbangan rute Singapura–Palembang pulang pergi pada 15 Oktober 2026 dibatalkan akibat asap di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

Pada penerbangan perintis, sebanyak 22 penerbangan, termasuk dua penerbangan kargo, dibatalkan akibat kabut asap pada 16 Oktober 2026. Pembatalan terjadi di wilayah Singkep, Kuala Pembuang, Tanah Merah, dan Gorontalo.

Untuk mengantisipasi dampak kabut asap, Ditjen Perhubungan Udara meminta penyelenggara bandar udara menerapkan prosedur operasional jarak pandang rendah (Low Visibility Procedures/LVP) bersama AirNav Indonesia dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Langkah mitigasi lainnya mencakup penerbitan pemberitahuan operasional penerbangan (Notice to Airmen/NOTAM), peningkatan kesiagaan operasional sisi udara, serta optimalisasi pelayanan penumpang di terminal, termasuk penyampaian informasi penerbangan dan penyediaan masker.

Di sisi lain, operasi pemadaman karhutla melalui metode water bombing telah mencapai 5.179 siklus penerbangan (flight cycle) selama 20 April–16 Oktober 2026. Operasi tersebut melibatkan 38 pesawat dari 11 operator.

Sebagai konteks, Kemenhub sebelumnya mencatat 2.021 penerbangan berjadwal dalam negeri terdampak karhutla hingga 13 Oktober 2026, dengan gangguan yang juga meluas ke sejumlah bandara di Papua.

Kemenhub mengimbau penumpang memantau informasi penerbangan melalui maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara, mengingat kondisi kabut asap dapat memengaruhi jadwal penerbangan.

(lav)

No more pages