"Namun, PHRI belum melihat bukti bahwa kondisi tersebut telah menyebabkan penurunan tingkat hunian secara signifikan,"katanya.
Wilayah Badung Selatan, khususnya Kuta Selatan, Jimbaran, Ungasan, dan Pecatu, menjadi kawasan yang perlu mendapat perhatian karena pertumbuhan pariwisata dan kebutuhan airnya terus meningkat.
PHRI juga mendorong pelaku usaha meningkatkan efisiensi penggunaan air melalui teknologi hemat air, pemanenan air hujan, dan daur ulang air untuk kebutuhan nonkonsumsi. Penggunaan air tanah pun harus dilakukan secara legal dan terkendali agar tidak menimbulkan masalah lingkungan.
"Pertumbuhan pariwisata harus berjalan seiring dengan daya dukung lingkungan (carrying capacity). Jangan sampai kita mengejar pertumbuhan wisatawan, tetapi mengabaikan ketahanan air sebagai fondasi utama destinasi,"tandasnya.
(dec/spt)





























