Logo Bloomberg Technoz

Ada Opsi Bursa RI Jadi Sekelas Zimbabwe, BEI Pertanyakan MSCI

Redaksi
16 October 2026 07:28

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) buka suara terkait pengumuman MSCI yang mempertimbangkan menurunkan kasta Indonesia ke standalone market, dari saat ini di emerging market.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, pihaknya akan meminta klarifikasi MSCI terkait pengumuman tersebut.

Menurut Jeffrey, pihaknya bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah melakukan berbagai langkah konkret untuk meningkatkan transparansi, integritas, dan kualitas pasar modal Indonesia.


Kemudian, berbagai langkah perbaikan tersebut telah mendapatkan apresiasi dan respons positif dari investor global maupun lembaga penyedia indeks internasional. 

"Hal ini mencerminkan komitmen berkelanjutan otoritas dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat kredibilitas serta daya saing pasar modal Indonesia," ujar Jeffrey, Jumat (16/10/2026).