IHSG Finis di Zona Merah, Saham BREN Jadi Biang Keladi
Muhammad Julian Fadli
15 October 2026 16:52

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,33% di posisi 5.863 pada penutupan perdagangan Kamis (15/10/2026). Indeks Komposit ditekan performa negatif saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan sejumlah saham big caps lainnya.
Sepanjang perdagangan IHSG terus–menerus terpeleset di zona merah. Adapun rentang perdagangan terjadi pada 5.917 hingga terdalam menyentuh 5.804.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp13,52 triliun dari sejumlah 35,25 miliar saham ditransaksikan, dengan frekuensi yang terjadi 1,69 juta kali diperjualbelikan. Tercatat masih ada penguatan 108 saham, dan 567 saham terjadi pelemahan. Sisanya 120 saham stagnan.
Penyebab IHSG Melemah
Saham–saham konsumen non primer, saham energi, dan saham perindustrian utamanya menjadi pemberat IHSG dengan tertekan mencapai 3,21%, 2,99%, dan 2,42% begitu juga saham infrastruktur drop 2,41%, disusul oleh pelemahan pada saham transportasi dengan melemah 2,05%.
Terungkap, berdasarkan data Bloomberg, melemahnya IHSG merupakan efek langsung dari tertekannya sejumlah saham big caps yang memiliki bobot besar terhadap Indeks.






























