Logo Bloomberg Technoz

"Penurunan indeks MOPS akan meringankan beban arus kas Pertamina Patra Niaga yang saat ini menanggung selisih harga jual produk nonsubsidi," tutur Wahyu.

Sektor Riil

Dampak penurunan biaya ini juga dinilai akan merembet ke sektor riil domestik, khususnya industri pertambangan dan transportasi kargo.

Ketersediaan barang yang lebih terjamin akan menahan gejolak biaya operasional dan menjaga stabilitas harga barang secara nasional.

"Bagi sektor industri dalam negeri seperti pertambangan dan logistik kargo, kabar ini meredam kekhawatiran terjadinya kelangkaan fisik kargo high speed diesel industri serta menahan potensi lonjakan tarif logistik antarpulau," ujar Wahyu.

Selain dampak pasar secara umum, Indonesia disarankan memanfaatkan pengecualian sanksi atau waiver perdagangan energi global secara optimal.

Pertamina melalui anak usahanya, Pertamina International Marketing & Distribution (PIMD) maupun Kilang Pertamina Internasional (KPI), diimbau mengambil skema kontrak jangka panjang berdiskon untuk memangkas biaya pokok produksi.

"Memanfaatkan ruang waiver untuk membeli minyak mentah maupun produk solar olahan langsung dari eksportir Rusia dengan harga diskon di bawah rata-rata indeks Brent atau MOPS," kata Wahyu.

Untuk mendukung skema pembelian ini, transaksi disarankan menggunakan kerangka perdagangan mata uang lokal atau local currency settlement (LCS).

Skema ini memangkas ketergantungan terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (US$) sekaligus memperkuat ketahanan moneter nasional.

"Menyepakati skema transaksi perdagangan energi berbasis mata uang bilateral sehingga mengurangi ketergantungan pembelian energi menggunakan dolar AS murni dan melindungi cadangan devisa Bank Indonesia," terangnya.

Momen harga diskon ini juga dinilai menjadi kesempatan bagi pemerintah dan Pertamina untuk memperkuat cadangan energi nasional.

Pengisian tangki timbun di berbagai terminal pun strategis disarankan segera direalisasikan sebelum konstelasi politik global kembali berubah.

"Memanfaatkan momentum harga diskon tersebut untuk mengisi kapasitas tangki timbun di Tanjung Uban, Sambu, dan Balikpapan sebelum jendela waiver atau dinamika politik Washington kembali berubah," tegas Wahyu.

Fleksibilitas Impor

Sebagai langkah lanjutan jangka pendek hingga menengah, pemerintah diimbau menjaga fleksibilitas alokasi impor guna menaikkan stok operasional di atas 23 hingga 25 hari konsumsi.

Pada saat yang sama, pengawasan distribusi solar subsidi melalui pembatas digital Quick Response Code (QR Code) oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) serta Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) perlu ditingkatkan agar tidak timbul kebocoran ke sektor industri.

Sementara itu, dalam jangka menengah, Wahyu menyarankan konsistensi mandatori biodiesel, terutama B50, serta memaksimalkan produksi dari proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan agar dapat memutus ketergantungan impor minyak olahan secara bertahap.

Sebelumnya, Presiden AS  Donald Trump menyatakan Rusia akan memasok lebih dari 4 juta metrik ton bahan bakar solar ke pasar global berdasarkan kesepakatan yang dicapainya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Trump menyampaikan Rusia akan segera memasok lebih dari 300.000 metrik ton solar. Pengiriman berikutnya sebanyak 500.000 metrik ton dijadwalkan pada November, disusul 1 juta metrik ton segera setelahnya.

Rusia kemudian akan mengirimkan tambahan 3 juta metrik ton, bergantung pada kondisi kilang minyak negara tersebut.

Dalam unggahan di platform Truth Social, Sabtu (10/10/2026), Trump mengatakan kesepakatan itu ditujukan untuk menambah pasokan solar di pasar global, termasuk Amerika Serikat.

Adapun, Departemen Keuangan AS pada Jumat juga memberikan pengecualian sementara atau waiver terhadap sanksi untuk solar Rusia hingga April 2027 melalui penerbitan izin umum. Kebijakan ini membuka jalan bagi penjualan solar Rusia yang sebelumnya dibatasi oleh sanksi.

Namun, kesepakatan tersebut langsung mendapat kecaman dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Dia memperingatkan pelonggaran sanksi tanpa komitmen Rusia untuk meredakan konflik hanya akan memperpanjang perang.

“Hadiah kepada Putin tidak akan membawa perdamaian ataupun manfaat bagi dunia beradab,” tulis Zelenskyy dalam unggahan di media sosial.

Dia menilai Rusia akan membalas kelonggaran tersebut dengan meningkatkan teror dan tindakan yang tidak dapat dipercaya.

Menurut Zelenskyy, mengizinkan Rusia menjual produk minyak bumi sama dengan memberikan investasi bagi perang yang seharusnya diakhiri, bukan diperpanjang.

Di sisi lain, harga solar melonjak di berbagai negara seiring terganggunya kapasitas pengolahan minyak dunia. Ukraina telah melancarkan serangan terhadap sejumlah kilang minyak Rusia, sehingga Moskwa memberlakukan larangan ekspor solar ke pasar global.

Gangguan pasokan juga diperburuk oleh serangan Iran dan sekutu-sekutu Houthi terhadap fasilitas pengolahan minyak di Timur Tengah.

Serangkaian serangan tersebut semakin membatasi ketersediaan bahan bakar di pasar internasional.

Kondisi ini menempatkan Trump di bawah tekanan politik yang semakin besar untuk menurunkan harga bahan bakar menjelang pemilihan sela AS pada November.

Partai Republik menghadapi persaingan ketat di sejumlah wilayah yang secara tradisional menjadi basis pendukungnya, termasuk Lowa, tempat para petani turut merasakan dampak kenaikan harga solar.

Meski demikian, ruang gerak pemerintah AS untuk menekan harga bahan bakar dinilai terbatas akibat kerusakan kapasitas pengolahan minyak di Eropa Timur dan Timur Tengah.

(smr/wdh)

No more pages