Logo Bloomberg Technoz

“Kondisi ini dapat meningkatkan risiko capital outflow dari pasar emerging markets, termasuk Indonesia, sekaligus menambah tekanan terhadap rupiah dan IHSG,” papar BRIDS.

Secara teknikal, lanjut riset BRIDS, selama IHSG belum mampu menembus kembali level psikologis 6.000 maka kecenderungan pergerakan masih bearish dan rentan tertekan. Area 5.900–5.850 menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Jika support tersebut ditembus, maka risiko pelemahan lanjutan perlu diwaspadai. Sedangkan penembusan 6.000 diperlukan untuk memperbaiki momentum jangka pendek.

Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah TAPG, BSDE, dan MEDC.

Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas menyebut pelemahan IHSG terjadi akibat data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan sehingga memicu peningkatan ekspektasi kenaikan suku bunga acuan The Fed dan menyeret yield US Treasury tinggi. 

Terlebih lagi, harga minyak Brent lanjut menguat menembus level US$106/barel. Laporan International Energy Agency (IEA) memperingatkan kendala di pasar diesel bisa terus berlanjut hingga 2027 dan serangan baru terhadap Arab Saudi berisiko menggagalkan pemulihan pasokan pasar minyak global. 

“Perlu diwaspadai akan penguatan harga minyak yang berlanjut serta meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed,” mengutip analisis Phintraco.

Secara teknikal, indikator Stochastic RSI masih bergerak melemah di area pivot dan histogram MACD masih berada di teritori negatif. Sehingga diprediksi IHSG bergerak sideways di rentang 5.800–6.000.

Saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BRPT, PANI, UNTR, ISAT, BDMN, dan MAPI.

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, melemahnya bursa Wall Street dan terkoreksinya harga komoditas mineral logam diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu, naiknya harga minyak sawit berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG. 

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 5.900–5.860 dan resistance 5.985–6.030,” tulis riset CGS International Sekuritas. Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham TAPG, AALI, LSIP, BBCA, CPIN, dan ASII.

Adapun Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi melemah, disebabkan oleh sentimen negatif koreksi indeks regional, melemahnya harga komoditas, serta masih derasnya outflow dana asing. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah CLEO, MEDC, dan AMRT.

(fad)

No more pages