Logo Bloomberg Technoz

Breaking News

IHSG Turun 1% Pagi Ini, Inflasi AS di Atas Ekspektasi Jadi Sebab

Muhammad Julian Fadli
15 October 2026 09:18

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (15/10/2026), dibuka melemah. Hingga pukul 09:10 WIB, Indeks kehilangan 60,5 poin (1,02%) ke level 5.882.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) usai 10 menit berlangsung, volume perdagangan tercatat 4,78 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,44 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 198.854 kali.

Sebanyak 453 saham melemah dan hanya ada 125 saham menguat. Sementara 155 saham tidak bergerak.


Mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), IHSG mengalami rejection di area 6.000 dan belum mampu bertahan di atas level psikologis tersebut. Ditambah investor asing masih mencatatkan net sell di pasar reguler sebesar Rp104 miliar pada perdagangan kemarin.

Sentimen negatif datang dari rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) periode September yang tercatat 3,7% year–on–year, di atas konsensus 3,6% yoy. Dolar AS dan yield obligasi pemerintah AS ikut meninggi usai rilis data tersebut, karena ekspektasi suku bunga akan lebih tinggi dalam waktu lama (higher for longer).